Saya pertama kali datang ke Dalem Sekarsuli untuk acara pembubaran panitia. Awalnya saya mengira ini hanya restoran biasa, ternyata konsepnya jauh lebih menarik. Begitu masuk dari Jalan Wonosari, kesan pertama saya cuma satu, “Wah, luas sekali.”
Belakangan saya baru tahu kalau Dalem Sekarsuli memang merupakan rest area, sehingga area parkirnya sangat luas dan nyaman untuk kendaraan pribadi maupun rombongan. Menurut saya, ini menjadi nilai plus karena lokasinya berada di jalur menuju kawasan wisata Gunungkidul. Cocok sebagai tempat singgah sebelum atau sesudah berwisata.
Yang Saya Suka
Hal yang paling menarik adalah banyaknya pendopo bergaya joglo dan limasan dengan ukuran yang beragam. Jadi, setiap rombongan bisa memilih venue sesuai kebutuhan. Suasananya juga terasa lebih nyaman dan tidak saling mengganggu.
Menurut saya, tempat ini lebih cocok untuk:
- Gathering perusahaan
- Meeting komunitas
- Arisan keluarga
- Pembentukan atau pembubaran panitia
- Wedding
- Manasik haji
Kalau hanya untuk nongkrong, mungkin bukan keunggulan utamanya. Namun untuk acara yang melibatkan banyak orang, tempat ini sangat mendukung.
Makanan dan Fasilitas
Menu yang saya coba didominasi masakan khas Jawa dengan cita rasa rumahan. Kopinya juga enak, dan yang paling saya apresiasi adalah pelayanannya. Saat acara berlangsung kami meminta karaoke, dan pihak pengelola langsung menyiapkan sound system beserta karaoke melalui YouTube.
Fasilitas lain yang menurut saya menjadi nilai tambah antara lain area parkir yang luas, musala, kamar mandi, beberapa joglo serbaguna, hingga miniatur Ka’bah yang digunakan sebagai sarana praktik manasik haji.


Penilaian Versi Saya
- Makanan: ⭐⭐⭐⭐☆
- Minuman: ⭐⭐⭐⭐☆
- Area Parkir: ⭐⭐⭐⭐⭐
- Venue & Pendopo: ⭐⭐⭐⭐⭐
- Pelayanan: ⭐⭐⭐⭐⭐
- Value for Money: ⭐⭐⭐⭐☆
Bagi saya, Dalem Sekarsuli bukan sekadar restoran, tetapi sebuah venue gathering di Jogja yang memiliki konsep rest area dengan nuansa Jawa. Area yang luas, pilihan pendopo yang beragam, fasilitas yang lengkap, serta lokasinya yang strategis menjadikannya cocok untuk berbagai acara, mulai dari gathering, meeting, acara keluarga, hingga wedding. Kalau sedang mencari tempat berkumpul untuk rombongan di Jogja, menurut saya Dalem Sekarsuli layak masuk daftar rekomendasi.(CG)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.