Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Baru Bantul, Satu Orang Masih Hilang

Petugas SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan yang hilang setelah perahu dihantam ombak di Pantai Baru Bantul. (Ist)

KabarJawa.com – Kecelakaan laut terjadi di kawasan Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, Rabu siang (13/5/2026). Sebuah perahu nelayan terbalik setelah dihantam ombak besar saat hendak mendarat di bibir pantai.

Insiden itu menyebabkan satu nelayan hilang dan hingga Rabu sore masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, tiga nelayan baru pulang melaut dan mencoba menepi menuju daratan di kawasan Pantai Baru.

Namun situasi mendadak berubah mencekam.

Mesin Perahu Bermasalah Saat Hendak Menepi

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, mengatakan kecelakaan bermula ketika mesin perahu mengalami gangguan teknis saat proses pendaratan.

Di tengah posisi perahu yang belum stabil, ombak besar datang dari arah belakang dan langsung menghantam badan kapal.

“Perahu yang membawa tiga nelayan mengalami kendala mesin saat hendak mendarat. Kemudian ombak besar datang dari belakang dan mengakibatkan perahu terbalik,” ujar Rio dalam keterangannya, Rabu.

Kerasnya gelombang membuat seluruh awak kapal terpental ke laut.

Beberapa nelayan dan warga yang berada di sekitar pantai sempat berteriak memberi peringatan ketika ombak besar mulai mendekat ke arah perahu. Dalam hitungan detik, badan kapal langsung terguling di area pecah gelombang.

Suara sirene dan komunikasi radio petugas SAR mulai terdengar di sekitar lokasi tidak lama setelah laporan masuk.

Dua Nelayan Selamat, Satu Masih Dicari

Dua nelayan berhasil menyelamatkan diri setelah berjuang melawan arus pantai selatan yang cukup kuat. Keduanya kemudian mendapat pertolongan dari warga dan petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Korban selamat masing-masing diketahui bernama:

  • Dwi Nur Cahyo (23), warga Klatak, Gadingsari, Sanden, Bantul
  • Aziz Ahmadi (29), warga Mancingan RT 04, Parangtritis, Kretek, Bantul

Sementara satu nelayan lain bernama Riza (30), warga Prokerten, Trimurti, Srandakan, Bantul, hingga kini masih dinyatakan hilang.

Tim SAR Gabungan terus menyisir area perairan dan bibir pantai di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR Gabungan Diterjunkan

Kantor SAR Yogyakarta langsung mengirimkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan water rescue setelah menerima laporan darurat dari Koordinator SAR Satlinmas Wilayah IV Pantai Baru.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

  • Kantor SAR Yogyakarta
  • Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah IV
  • Relawan pantai
  • Kepolisian
  • Nelayan sekitar

Proses pencarian berlangsung di tengah karakter ombak pantai selatan Bantul yang dikenal tinggi dan memiliki arus balik kuat.

Sejumlah keluarga korban terlihat menunggu di sekitar posko SAR sejak siang hingga sore hari. Beberapa warga juga terus memantau proses pencarian dari bibir pantai.

Pantai Selatan Bantul Dikenal Berbahaya

Pantai selatan Bantul selama ini dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat yang cukup berisiko bagi aktivitas laut. Kondisi menjadi lebih berbahaya ketika perahu mengalami gangguan mesin di zona pecah ombak dekat bibir pantai.

Kecelakaan laut seperti ini beberapa kali terjadi di wilayah selatan DIY, terutama saat cuaca laut berubah cepat atau kapal mengalami masalah teknis ketika hendak mendarat.

Peristiwa di Pantai Baru kembali menjadi pengingat penting bagi nelayan untuk memastikan kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum melaut.

Penggunaan pelampung serta pemeriksaan kondisi kapal dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko saat menghadapi gelombang tinggi di laut selatan.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan Tim SAR Gabungan.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

More From Author

194 Laporan Masuk usai Kasus Daycare Little Aresha Jogja Terungkap, Komnas Perlindungan Anak Desak Pembenahan Sistem Pengawasan